<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Arah Guru</title>
	<atom:link href="http://arahguru.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arahguru.wordpress.com</link>
	<description>Resensi blog guru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 May 2008 11:34:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='arahguru.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/c9919f0d65d0f41577872bbe687e8ef0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Arah Guru</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Q&amp;A Blog untuk Guru</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2008/03/12/qa-blog-untuk-guru/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2008/03/12/qa-blog-untuk-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 06:21:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[makalah blog untuk guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[   	 	 	 	 	 	 	 	Sekolah internat Al Kausar, jalan Habib Desa Babakan Jaya, Parung Kuda, Sukabumi menyelenggarakan workshop pembuatan blog untuk guru dan staf intern sekolah tersebut pada 11 Maret 2008. Latihan kerja itu ditekankan pada masalah isi (konten) blog untuk guru. Pembicara: Kelik M. Nugroho, (jurnalis dan penulis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=25&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title>   	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	-->Sekolah internat Al Kausar, jalan Habib Desa Babakan Jaya, Parung Kuda, Sukabumi menyelenggarakan workshop pembuatan blog untuk guru dan staf intern sekolah tersebut pada 11 Maret 2008. Latihan kerja itu ditekankan pada masalah isi (konten) blog untuk guru. Pembicara: Kelik M. Nugroho, (jurnalis dan penulis yang mengelola blog resensi guru ARAH GURU). Referensi: Wikipedia dan lain-lain. Berikut ini isi makalahnya dalam bentuk pertanyaan dan jawaban.</p>
<p><b>Apa pengertian blog?</b></p>
<p>Blog (dari <i>web log</i>) adalah sebuah <i>website </i>di mana masukan (<i>entries</i>) ditulis dalam bentuk kronologis dan umumnya tertayang di layar berurutan secara terbalik. Blog menyajikan komentar atau berita tentang subyek khusus seperti makanan, politik, atau peristiwa lokal; beberapa fungsinya lebih sebagai buku harian <i>online</i>. Umumnya blog merupakan kombinasi antara teks, gambar, juga video, dan bertaut dengan blog lain, situs, lain atau media lain yang topiknya terkait. Kemampuannya untuk menampung komentar dari pembaca dalam bentuk interaktif menjadi bagian penting dari banyak blog.</p>
<p><b>Keunggulan blog?</b></p>
<p><i>Publishable</i> (langsung bisa tayang, tanpa sensor), <i>findable</i> (mudah ditemukan), <i>social network </i>(membuat jaringan sosial), <i>viral </i>(menyebar seperti getok tular tradisional), <i>syndicatable</i> (bisa dikelompokkan), <i>linkable</i> (bisa tersambung ke blog dan situs lain).</p>
<p><b>Bagaimana mencari penyedia layanan pembuatan blog?</b></p>
<p>Ada sejumlah penyedia layanan pembuatan blog (disebut <i>blog hosting service)</i> di internet. Mereka antara lain blogger.com, wordpress.com, dan sekarang ada yang dari Indonesia, yaitu dagdigdug.com. Mereka menyediakan software yang siap pakai dan gratis. Cara mengunduhnya pun hanya memerlukan tiga langkah. Yang penting anda memiliki alamat email.</p>
<p><b>Mengapa guru perlu membuat blog?</b></p>
<p>Senyampang membuat blog itu gratis dan gampang, maka blog adalah anugerah yang harus disyukuri manusia. Rasa syukur itu bisa diekspresikan dengan cara memanfaatkannya untuk kepentingan sosial. Guru yang membuat blog berarti telah menjadikan dirinya mahluk sosial yang lebih berarti. Bayangkan, misalnya seorang guru sejarah selama setahun mengajar untuk 50 anak. Dengan membuat blog, guru yang meletakkan naskah pelajaran sejarahnya di blog, pelajarannya akan dibaca oleh 3600 orang, bila diandaikan blognya dikunjungi 10 orang setiap harinya selama 360 hari. Artinya, secara kuantitas, ilmu blogger guru sejarah itu berarti untuk orang 72 kali lebih banyak dibandingkan bila ilmunya hanya diajarkan di ruang kelas saja.</p>
<p>Secara kualitatif, pengajaran melalui blog bisa meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Mengapa? Karena blog ini peranti canggih yang dilengkapi dengan mesin pencari (<i>search engine</i>), mesin penghubung (<i>linkable</i>), dan peranti lunak untuk menampilkan gambar dan video, dan lain-lain. Guru yang mengajarkan pelajaran agama Islam, misalnya bisa menampilkan satu naskah pendek tentang sejarah Nabi Muhammad yang disambungkan ke <i>entries-entries</i> penting dari Wikipedia. Misalnya, menyebut Mekkah, lalu disambungkan ke <i>entries</i> Mekkah di Wikipedia. Dan lain sebagainya. Pendek kata, mengajar yang dilengkapi dengan blog guru akan lebih efektif, efisien, dan menghibur.</p>
<p><b>Persiapan sebelum membuat blog?<br />
</b><br />
Secara teknis, Anda hanya memerlukan sebuah alamat email. Kalau belum punya, silakan anda bikin ke Yahoo.com atau Google.Com. Anda hanya harus mengisi formulir berisi pertanyaan data pribadi anda. Semuanya gratis.</p>
<p>Persiapan materinya, ya cukup materi pelajaran yang selama ini Anda geluti dan kuasai saja. Dengan kerangka “<i>blogging mindset</i>”, kita insya Allah akan mengarah dengan sendirinya untuk mendesain isi blog agar semakin hari semakin cerdas.</p>
<p><b>Tema blog yang bisa ditulis?<br />
</b><br />
Sebetulnya tema blog yang bisa ditulis bisa bebas sekali. Cuma untuk kepentingan efektivitas pengajaran, tentu tema yang sebaiknya dipilih oleh guru sesuai dengan bidang kompetensi masing-masing. Yang harus dipegang teguh dalam hal ini adalah tujuan membuat blog untuk pengajaran, yaitu agar proses transformasi pengetahuan dan nilai berlangsung secara efektif, efisien dan menyehatkan.</p>
<p><b>Keuntungan memiliki blog guru?</b></p>
<p>1. <i>Meningkatkan kompetensi.</i> Dengan mengelola blog, guru secara tidak langsung dituntut untuk meningkatkan kompetensi sesuai bidangnya. Malu dong kalau muncul di layar internet yang bisa dibaca orang seluruh dunia eh kelihatan de bodornya.<br />
2. <i>Aktualisasi diri</i>. Dengan mengelola blog, secara psikologis guru terpenuhi salah satu kebutuhan psikologisnya, yaitu aktualisasi diri. Ada perasaan diakui orang lain dengan banyaknya kunjungan dan komentar di blog.<br />
3. <i>Panggung sosial</i>. Ini untuk tak mengatakan bahwa dengan membuat blog, otomatis nama seseorang akan lebih dikenal lebih luas dan lebih populer.<br />
4. <i>Pendapatan tambahan</i>. Banyak blog yang sekarang ini dikabarkan mampu menghasilkan uang dari para pemasang iklan.<br />
5. <i>Transformasi ilmu</i>. Tentu yang diuntungkan adalah para murid yang ingin menguasai ilmu secara lebih efektif, efisien dan menyehatkan.</p>
<p><b>Sekilas Arah Guru?</b></p>
<p>Blog Arah Guru dikelola secara pribadi oleh Kelik M. Nugroho, seorang jurnalis di Jakarta, sejak September 2007. Blog ini berisi resensi blog guru, dan bonus artikel. Blog guru yang dipilih disyaratkan paling tidak diperbarui setiap bulan. Jumlah posting: 13 resensi, 2 bonus artikel, 2 catatan harian, 26 komentar. Rata-rata pengunjung berkomentar positif. Blog ini hingga 10 Maret 2008 diklik 1590 kali. *</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;"><font face="Lucida Bright"><br />
</font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font face="Lucida Bright"><br />
</font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=25&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2008/03/12/qa-blog-untuk-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ustad Hidayat NW, Maafkanlah</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2008/01/23/ustad-hidayat-nw-maafkanlah/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2008/01/23/ustad-hidayat-nw-maafkanlah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 12:22:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sang Dairi]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayat Nur Wahid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2008/01/23/ustad-hidayat-nw-maafkanlah/</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 22 Januari 2008, saya menyaksikan berita di televisi bahwa isteri ustad Hidayat Nur Wahid, Ketua MPR, meninggal dunia. Innalillahi wa inna ilaihi roji&#8217;un. Saya ikut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhumah. Semoga Allah menyambutnya dengan senyum di surga.
Sebagai orang yang pernah mengenal dari dekat ustad Hidayat, karena dulu beliau senior saya di Gontor, saya merasa terlibat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=24&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Selasa, 22 Januari 2008, saya menyaksikan berita di televisi bahwa isteri ustad Hidayat Nur Wahid, Ketua MPR, meninggal dunia. Innalillahi wa inna ilaihi roji&#8217;un. Saya ikut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhumah. Semoga Allah menyambutnya dengan senyum di surga.</p>
<p>Sebagai orang yang pernah mengenal dari dekat ustad Hidayat, karena dulu beliau senior saya di Gontor, saya merasa terlibat secara emosional. Namun jarak waktu dan rezeki, belum mempertemukan saya dengan ustad Hidayat. Setelah magrib hari itu, saya tergerak untuk melakukan salat gaib berjamah dengan isteri dan anak saya di rumah. Kami mendoakan dari rumah ustad. Maafkanlah&#8230;, semoga dalam waktu dekat saya bisa bersilaturahmi dengan antum.</p>
<p>Wassalam,</p>
<p>Kelik M. Nugroho</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=24&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2008/01/23/ustad-hidayat-nw-maafkanlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nyanyi Sunyi Jurnalisme Perdamaian</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2007/12/13/nyanyi-sunyi-jurnalisme-perdamaian/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2007/12/13/nyanyi-sunyi-jurnalisme-perdamaian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 12:30:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalisme]]></category>
		<category><![CDATA[perdamaian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2007/12/13/nyanyi-sunyi-jurnalisme-perdamaian/</guid>
		<description><![CDATA[   	 	 	 	 	 	 	 	 	
Media massa di Indonesia pasca reformasi memasuki tahapan baru sebagai pers bebas, salah satu prasyarat untuk menjadi media yang profesional. Media massa di masa Orde Baru mengalami kendala untuk mewujudkan diri sebagai media yang profesional, karena salah satu syarat dasarnya belum terpenuhi, yaitu kebebasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=23&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title>   	 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--><font color="#000000"><strong><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;"></span></strong></font><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;"></span></font></p>
<p><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Media massa di Indonesia pasca reformasi memasuki tahapan baru sebagai pers bebas, salah satu prasyarat untuk menjadi media yang profesional. Media massa di masa Orde Baru mengalami kendala untuk mewujudkan diri sebagai media yang profesional, karena salah satu syarat dasarnya belum terpenuhi, yaitu kebebasan untuk memperoleh informasi dan mewartakannya. </span></font><span id="more-23"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Kondisi di mana media berada di bawah kaki otoriterianisme kekuasaan, melemahkan media secara kuantitatif dan kualitatif. Pada masa Orde Baru, jumlah media massa masih bisa dihitung dengan jari, namun setelah reformasi 1998 seiring dengan lahirnya pemerintahan baru yang demokratis yang membebaskan penerbitan media, jumlah media langsung menggelembung. Namun sayangnya, kemajuan secara kuantitatif itu tak serta merta dibarengi dengan kemajuan kualitatif.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Bahkan banyak media yang menjadi penumpang gelap reformasi dan menyalahgunakan media. Mereka yang berselera rendah ikut-ikutan menerbitkan media yang menyajikan pornografi ringan sampai sedang. Banyak tabloid bergambar wanita cantik dengan busana setengah terbuka yang dijual secara bebas di tempat umum – yang memungkinkan anak-anak mengaksesnya. </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Mereka yang beragama tetapi tak memiliki perspektif pluralisme menerbitkan media-media yang berisikan wacana keagamaan yang “mewartakan kebencian”. Media semacam ini ternyata pernah laku keras dan menduduki peringkat keterbacaan tinggi, bahkan lebih tinggi dari media seperti majalah Tempo. Media agama dari kalangan garis keras ini bisa dikategorikan pembonceng gelap kereta reformasi. Soalnya, mereka di masa Orde Baru tak pernah menampakkan batang hidungnya untuk berjuang dalam menciptakan pers bebas. Tapi begitu reformasi sukses, mereka bikin majalah yang bebas kebablasan.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><strong><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Masih krisis</span></strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Pasca reformasi hingga sekarang, Indonesia masih mengalami krisis ekonomi yang mengakibatkan krisis multi dimensi. Kondisi itu juga menerpa dan mempengaruhi perkembangan media. Jumlah media memang banyak, tapi hanya sedikit yang sehat. Menurut laporan Aliansi Jurnalis Independen dua tahun yang lalu, di Indonesia hanya ada tiga media yang bisa dinilai sehat. Kriteria sehat yang dimaksud, mampu menggaji wartawannya dengan layak. Standar kelayakannya berapa, tak perlu dibahas di sini.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Kesejahteraan wartawan adalah salah satu prasyarat untuk membangun media yang profesional. Sekarang media di Indonesia masih berada dalam tahap membangun media yang profesional ini. Kebanyakan media masih berkutat untuk mampu menghidupi dirinya sendiri dan karyawannya. Mereka yang masih bisa bernafas termasuk beruntung, maklum karena gaji bulanan kalah kencang larinya dengan argo inflasi dan harga kebutuhan pokok.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Krisis ekonomi itu juga berpengaruh pada atmosfer kompetisi antar media. Masing-masing media tentu saja berpikir sebagai mesin industri. Dalam kacamata industri, pasar adalah segalanya. Pasar adalah raja yang selalu diintip seleranya. Banyak media yang menjadi budak pasar, dan hanya sedikit yang bisa mengkompromikan antara tuntutan pasar dan mempertahankan idealisme. Dan dari yang sedikit ini, mereka kadang-kadang tergelincir untuk bertindak tidak profesional, akibat manajemen yang buruk. Manajemen yang buruk biasanya akibat dari tipisnya dompet. Lagi-lagi krisis ekonomi penyebabnya.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Apa hubungan antara latar ekonomi dan “kebatinan” media tersebut dengan jurnalisme perdamaian? Tentu saja antara keduanya sangat berhubungan. Profesionalisme media &#8212; yang telah menguasai masalah ekonomi dan manajemen yang buruk sebagai akibat krisis ekonomi &#8212; menurut saya prasyarat untuk merambah ke jurnalisme perdamaian. Hanya media profesionallah yang mampu mengembangkan jurnalisme perdamaian. </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Bagaimana tidak. Jurnalisme perdamaian &#8212; yang menuntut produk berita dari wilayah konflik atau perang tapi tetap berpihak pada kebenaran dan kemanusiaan &#8212; niscaya membutuhkan modal yang lebih bagi wartawannya. Modal yang lebih itu antara lain wawasan, kematangan pribadi, kesehatan yang prima, ketekunan dan kegigihan untuk memperoleh informasi yang berimbang dari banyak sumber dan lain-lain. Jadi, secara “biaya”, jurnalisme perdamaian tentu lebih mahal. Jurnalisme yang mahal ini hanya bisa diapresiasi oleh media yang profesional.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;"><font color="#000000">Secara paradigma, jurnalisme perdamaian hanya dilakukan oleh media-media yang berpikir “beyond” jurnalisme klasik. Dalam jurnalisme klasik, tugas wartawan adalah “melaporkan fakta apa adanya.” Fungsi media hanya menjadi cermin realitas. Bagi para pendukung jurnalisme perdamaian, pemaparan fakta-fakta saja tak mencukupi. Fakta-fakta itu membutuhkan cara pandang yang jernih (<em>eyes bird view</em>) sebelum disampaikan ke publik. Cara pandang yang jernih itu dihasilkan dari terkumpulnya data-data yang akurat dan memadai menyangkut akar konflik.</font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Dalam buku <em>Jurnalisme Damai, Bagaimana Melakukannya</em> karya Annabel McGoldrick dan Jake Lynch (Lembaga Studi Pers dan Pembangunan, 2002), jurnalisme damai – demikian istilah buku ini – didefinisikan secara umum: melaporkan suatu kejadian dengan bingkai (frame) yang lebih luas, yang lebih berimbang dan lebih akurat, yang didasarkan pada informasi tentang konflik dan perubahan-perubahan yang terjadi. </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Sejarah</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Adalah Johan Galtung, profesor studi perdamaian, yang pertama kali menggunakan istilah jurnalisme damai pada 1970-an. Galtung mencermati banyaknya jurnalisme perang yang mendasarkan diri pada asumsi yang sama seperti hanya wartawan meliput masalah olahraga. Yang ada cuma fokus tentang “kemenangan penting” dalam sebuah “permainan menang-kalah” antar dua belah pihak. </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Johan Galtung kemudian mengusulkan agar jurnalisme damai lebih mengikuti contoh dalam liputan masalah kesehatan. Seorang wartawan kesehatan akan menjelaskan perjuangan yang diderita seorang pasien melawan sel-sel kanker yang perlahan-lahan menggerogoti tubuhnya. Wartawan ini akan menjelaskan kepada pembacanya tentang penyebab terjadinya kanker, termasuk gaya hidupnya, lingkungan sekitarnya, faktor genetik dan lain-lain – dan memberikan gambaran tentang kemungkinan penyembuhan penyakit tersebut dan hal-hal pencegahan yang bisa dilakukan sebelumnya.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Dari embrio Johan Galtung ini berkembang berbagai lembaga dan kegiatan yang mengembangkan jurnalisme perdamaian. Bahkan Universitas Sydney mulai 2002 membuka program master untuk bidang media perdamaian. Di Indonesia, menurut Rusdi Marpaung, direktur eksekutif Lembaga Studi Pers dan Pembangunan, jurnalisme perdamaian diperkenalkan melalui diskusi, lokakarya dan penerbitan buku sejak tahun 2000-an setelah banyak konflik lokal bernuansa agama muncul di Poso.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Harus diakui banyak media di Indonesia yang gagap melaporkan peristiwa konflik berbau agama seperti yang terjadi di Maluku sejak 1999. Maklum, konflik massif dan menjatuhkan banyak korban itu baru dialami Indonesia pasca reformasi. Di masa Orde Baru, konflik berbau agama semacam bisa diredam oleh militer di bawah suasana politik otoritarian. Ketika cengkeraman Orde Baru itu lepas, lepas juga konflik horisontal di masyarakat yang selama ini dipendam di bawah tanah.</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta Prof. Azyumardi Azra dalam salah satu artikelnya mendorong agar media di Indonesia juga mulai menerapkan jurnalisme perdamaian, sebagai bagian dari upaya meredam konflik di masyarakat. Karena selama ini media, menurut Azyumardi, sering menyiarkan berita konflik dan analisis yang justru menyesatkan. Konflik dan kekerasan &#8211;apalagi yang membawa-bawa agama&#8211; lebih mendapatkan tempat dan prioritas daripada harmoni dan perdamaian, yang mereka pandang sebagai hal biasa yang tidak perlu lagi diberitakan. Sudah waktunya, media massa lebih mempraktikkan “peace journalism”, jurnalisme perdamaian, guna mengurangi konflik dan kekerasan, dan mewujudkan perdamaian. *</span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">*) Artikel Kelik M. Nugroho ini pernah disampaikan dalam seminar jurnalistik damai yang diadakan Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Satya Negara Indonesia, Jakarta pada 14 November 2007. Secara pribadi, penulis diundang oleh Bambang Widyatmoko, dosen di kampus tersebut. Terima kasih mas Bambang dan panitia. </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">   </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">  </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">  </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">  </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">    </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">       </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;"> </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">  </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">   </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">       </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;"> </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">  </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><font color="#000000"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;">    </span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=23&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2007/12/13/nyanyi-sunyi-jurnalisme-perdamaian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Simpon Muhammadiyah</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2007/12/12/simpon-muhammadiyah/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2007/12/12/simpon-muhammadiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 11:57:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi]]></category>
		<category><![CDATA[bahan ajar interaktif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2007/12/12/simpon-muhammadiyah/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	 	 	Simpon1.wordpress.com
Blog yang belum punya nama di papan depan ini dikelola Hermawan Lastiyono, ST., guru matematika dan TIK di Muhammadiyah I Surakarta. Apakah namanya Simpon Muhammadiyah? Blog yang mulai dibuka November 2007 ini baru memuat tiga tulisan, tapi sudah diresensi oleh Arah Guru, karena satu alasan strategis. Bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=22&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title> 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--> 	<a href="http://simpon1.wordpress.com">Simpon1.wordpress.com</a></p>
<p>Blog yang belum punya nama di papan depan ini dikelola Hermawan Lastiyono, ST., guru matematika dan TIK di Muhammadiyah I Surakarta. Apakah namanya Simpon Muhammadiyah? Blog yang mulai dibuka November 2007 ini baru memuat tiga tulisan, tapi sudah diresensi oleh Arah Guru, karena satu alasan strategis. Bahwa salah satu tulisan tersebut memuat pengumuman lomba pembuatan bahan ajar interaktif berbantukan komputer tingkat SMP/SMK/SMA dan sederajat di Jawa tengah.</p>
<p>Saya berharap pak guru Hermawan mengembangkan blog ini untuk pengembangan bidang pembuatan bahan ajar interaktif berbantukan komputer. Paling tidak dimulai dari laporan hasil lomba tersebut dan menuliskannya di blog untuk kepentingan pendidikan yang lebih luas. Blog pak guru Hermawan ini memiliki potensi untuk dikembangkan, paling tidak dilihat dari penataan menu dalam bar dan halaman. *</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=22&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2007/12/12/simpon-muhammadiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Piringanhitam Goes Transtv</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2007/11/23/piringanhitam-goes-transtv/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2007/11/23/piringanhitam-goes-transtv/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 09:08:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sang Dairi]]></category>
		<category><![CDATA[ferdi hasan]]></category>
		<category><![CDATA[kelik]]></category>
		<category><![CDATA[rieke]]></category>
		<category><![CDATA[transtv]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2007/11/23/piringanhitam-goes-transtv/</guid>
		<description><![CDATA[Pengelola blog piringanhitam.blogspot.com Kelik M. Nugroho diundang ke acara talkshow berita Good Morning Transtv pada Kamis, 22 November 2007, jam 08.30. Pihak Good Morning ingin menampilkan profil kolektor piringan hitam dan kaset jadul (jaman dulu). Kepada reporternya mbak Putri, saya mencoba bertanya, mengapa mereka memilih saya, padahal banyak kolektor lain yang memiliki koleksi yang lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=21&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="snap_preview">Pengelola blog piringanhitam.blogspot.com Kelik M. Nugroho diundang ke acara talkshow berita Good Morning Transtv pada Kamis, 22 November 2007, jam 08.30. Pihak Good Morning ingin menampilkan profil kolektor piringan hitam dan kaset jadul (jaman dulu). Kepada reporternya mbak Putri, saya mencoba bertanya, mengapa mereka memilih saya, padahal banyak kolektor lain yang memiliki koleksi yang lebih banyak. Mbak Putri menjawab bahwa dia menemukan nama saya dari blog ini, dan satu-satunya blog kolektor yang memasang nomor telepon genggam yang bisa dihubungi hanyalah saya.</p>
<p>Atas undangan itu dan atas kepercayaan produser Good Morning Transtv, saya mengucapkan terima kasih. Saya merasakan ada aura dan semangat positif dari tim Good Morning ini. Bagi saya, undangan itu merupakan bentuk dari apresiasi mereka kepada upaya penghargaan atas karya-karya kreatif — yang dulu dilupakan — yang kini dirawat sebagian para kolektor.</p>
<p>Kepada mbak Rieke Diah Pitaloka dan mas Ferdi Hasan, presenter yang rileks dan hangat, saya juga merasakan aura penghargaan yang sama atas karya-karya seniman lama yang terekam dalam kaset jadul dan piringan hitam. Secara spontan, mas Ferdi menyetel satu lagu dari kaset P. Ramlee dan album Dasa Tembang Tercantik Prambors pertama pada 1977 yang antara lain berisi lagu <span style="font-style:italic;">Lilin-lilin Kecil.</span> Mendengar musik itu untuk pengantar dan ilustrasi acara — yang dilakukan sendiri mas Ferdi Hasan, merupakan kejadian yang tak kan terlupakan.</p>
<p>Selamat dan terima kasih kepada tim Good Morning. Maju terus.</p>
<p>Kelik M. Nugroho<br />
Pengelola blog:<br />
<a href="http://piringanhitam.wordpress.com">piringanhitam.wordpress.com</a><br />
<a href="http://pabrikbunyi.wordpress.com"> pabrikbunyi.wordpress.com</a><br />
arahguru.wordpress.com</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=21&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2007/11/23/piringanhitam-goes-transtv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Guru Parjono</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/24/guru-parjono/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/24/guru-parjono/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 05:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2007/10/24/guru-parjono/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	 	 	 	
Parjono.wordpress.com
&#160;
Blog bernama MATHEMATICH ini dikelola oleh pak guru Parjono S.Pd, guru bidang studi matematika Sekolah Menengah Kejuruan 3 Jakarta. Blog ini berisi bahan-bahan pengajaran matematika pak guru Parjono untuk murid-muridnya, selain catatan-catatan dan foto-foto pribadi.
&#160;
Bagi pengunjung yang ingin melihat cara pemanfaatan blog untuk pengajaran materi ajar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=19&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--> 	</p>
<p style="margin-bottom:0;"><a href="http://parjono.wordpress.com">Parjono.wordpress.com</a></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">Blog bernama MATHEMATICH ini dikelola oleh pak guru Parjono S.Pd, guru bidang studi matematika Sekolah Menengah Kejuruan 3 Jakarta. Blog ini berisi bahan-bahan pengajaran matematika pak guru Parjono untuk murid-muridnya, selain catatan-catatan dan foto-foto pribadi.</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">Bagi pengunjung yang ingin melihat cara pemanfaatan blog untuk pengajaran materi ajar untuk murid-muridnya di sekolah, blog ini bisa diintip. Tapi blog ini belum layak dijadikan model. Pak guru Parjono sama sekali tidak memberikan pemandu bagi pengunjung umum masuk ke blognya. Pengkategorian dan pembuatan menunya kurang terstruktur dengan  rapi.  Keterangan blog dalam About saja tidak diisi.</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">Blog yang dibuat  sejak Januari 2007 ini telah dikunjungi 8.089 orang hingga 24 Oktober 2007. Potensi blog ini, salah satunya, bisa menjadi model pemakaian blog di kalangan para guru sebagai alat bantu pengajaran materi ajar bagi murid. *</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=19&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/24/guru-parjono/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Guru Isrona</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/23/guru-isrona/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/23/guru-isrona/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 09:57:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2007/10/23/guru-isrona/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	 	 	
isrona.wordpress.com
&#160;
Blog ini diberi nama “Creating the Future!” yang bersemboyan: “Masa depan ada karena kita ada di saat ini!”. Pengelola blog ini tak menunjukkan identitasnya dalam menu About. Berdasarkan alamat domain, namanya diduga Drs. M. Achmad Isrona, guru SMA XI, tak jelas kotanya. Perlukah identitas ini? Tentu saja. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=18&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;"><a href="http://isrona.wordpress.com">isrona.wordpress.com</a></p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">Blog ini diberi nama “Creating the Future!” yang bersemboyan: “Masa depan ada karena kita ada di saat ini!”. Pengelola blog ini tak menunjukkan identitasnya dalam menu About. Berdasarkan alamat domain, namanya diduga Drs. M. Achmad Isrona, guru SMA XI, tak jelas kotanya. Perlukah identitas ini? Tentu saja. Guru yang serius ingin membuat blog yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan dengan pembaca umum, selayaknya menunjukkan identitas yang jelas dengan sedikit latar yang berkaitan dengan kompetensinya.</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">Isi pokok blog ini tulisan-tulisan tentang pendidikan secara umum. Menu blog dikategorikan dalam General, Pendidikan, Pusat Belajar Guru, Sehat itu asyik, Slide, Theme PBM, dan Uncategorized. Tulisan-tulisan yang dimuat berupa opini spontan dan ringan, misalnya opini berjudul Pekakah Kita. Sayangnya banyak tulisan yang diambil dari tulisan orang dan sumber lain.</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;">Salah satu yang menarik, blog ini menampilkan pelajaran sejarah Kerajaan Kutai melalui slide dengan peranti lunak Online Slide Share (www.slideshare.net). Ini berpotensi untuk dikembangkan. Blog yang dibuka sejak Februari 2007 ini tak jelas dikunjungi berapa orang hingga kini, karena blog tak disertai menu Hits. Perbaruan (<em>up date</em>) tulisan juga kurang terjaga. Juni, Juli dan Oktober 2007 tak diperbarui. Ayo pak guru Isrona, perbaiki blog Anda dan bergabunglah dengan para guru blogger yang serius. *</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=18&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/23/guru-isrona/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Guru Urip dari Kalteng</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/22/guru-umar-kalteng/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/22/guru-umar-kalteng/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2007 10:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2007/10/22/guru-umar-kalteng/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	 	 	 	urip.wordpress.com
Blog ini diberi nama Helgeduelbek, yang bersemboyan “Guru kimia bicara tentang pendidikan, pengajaran, ihwal guru, komputer dan perblogan”. Isi blog ini kaya bidang seperti bisa dibaca dari semboyannya. Silakan para guru mengunjungi blog ini. Dijamin beruntung dan bertambah ilmu.
Blog ini dikelola oleh pak guru Urip, seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=17&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--> 	<a href="http://urip.wordpress.com">urip.wordpress.com</a></p>
<p>Blog ini diberi nama Helgeduelbek, yang bersemboyan “Guru kimia bicara tentang pendidikan, pengajaran, ihwal guru, komputer dan perblogan”. Isi blog ini kaya bidang seperti bisa dibaca dari semboyannya. Silakan para guru mengunjungi blog ini. Dijamin beruntung dan bertambah ilmu.</p>
<p>Blog ini dikelola oleh pak guru Urip, seorang laki-laki kelahiran Mojokerto pada 25 Juni 1972. Latar belakang pendidikannya; Program Studi Pendidikan Kimia di Universitas Palangkaraya, dan sempat juga belajar di PPS Universitas Negeri Yogyakarta (Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan). Tak jelas dia mengajar di sekolah apa, tapi dia berdomisili di Kalimantan tengah dan mengajar mata pelajaran kimia.</p>
<p>Blog ini dilengkapi menu “advance” seperti Tulisan Terbaru, Komentar, Kategori (berpilihan tersembunyi), Arsip, Data Hits, Links bertuliskan Blog Guru, Diskusi, Links situs kimia, Links pendidikan, Links Variasi, Artikel Pembelajaran Diri (bonus), Tulisan di Panduan WordPress. Menu kategorinya antara lain &#8212; yang berkait dengan pendidikan &#8212; Pendidikan (93 tulisan), Belajar (60 tulisan), Mengajar (35 tulisan), Pelajaran Kimia (12 tulisan), Pengajaran Kimia (22 tulisan), dan Pengajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi.</p>
<p>Untuk blog yang sudah berisi ratusan tulisan seperti ini sebaiknya diberi peta isi yang komprehensif, sehingga pengunjung bisa memperoleh kebutuhan informasinya secara efisien. Untuk kepentingan memajukan pendidikan, blog ini sangat memberikan kontribusi untuk itu. Pak guru Urip memang serius betul mengembangkan blog ini, sampai-sampai dia mempelopori pembentukan Jaringan Blog Guru – hal yang mestinya dilakukan portal Departemen Pendidikan Nasional.</p>
<p>Blog yang dibuat pada Agustus 2006 ini hingga 22 Oktober 2007 telah diklik 750.479 orang. Kritik untuk blog ini, bahwa pengelolanya (pak guru Urip, ah mengapa namanya tak disebutkan lengkap dan kok memakai nama blog Helgeduelbek ya?) belum memperhatikan aspek kenyamanan &#8212; khususnya menyangkut pemilihan tipografi dan warna, dan aspek efisiensi keterbacaan. *</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=17&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/22/guru-umar-kalteng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Guru Sawali</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/21/guru-sawali/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/21/guru-sawali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Oct 2007 10:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2007/10/21/guru-sawali/</guid>
		<description><![CDATA[sawali.wordpress.com
Nama blog ini Jalur Lurus, yang bersemboyan, &#8220;Jadikan hari esok lebih baik&#8221;. Blog ini menarik dan penting, karena isinya benar-benar seperti toko minimarket ala Circle K &#8212; apa saja ada, walau pun tokonya kecil. Blog ini dikelola Sawali Tuhusetya, 43 tahun, guru SMP 2 Pegandon, Kendal Jawa tengah. Selain mengajar, pak guru Sawali adalah penulis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=16&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://sawali.wordpress.com">sawali.wordpress.com</a></p>
<p>Nama blog ini Jalur Lurus, yang bersemboyan, &#8220;Jadikan hari esok lebih baik&#8221;. Blog ini menarik dan penting, karena isinya benar-benar seperti toko minimarket ala Circle K &#8212; apa saja ada, walau pun tokonya kecil. Blog ini dikelola Sawali Tuhusetya, 43 tahun, guru SMP 2 Pegandon, Kendal Jawa tengah. Selain mengajar, pak guru Sawali adalah penulis cerpen, artikel, dan esai sastra. Karya alumnus jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Semarang ini pernah dimuat di harian Kompas, Media Indonesia, Suara Pembaruan, Republika, Suara Merdeka dan Wawasan. Ia juga melanjutkan studi di Pascasarjana Universitas Negeri Semarang dan kini menjadi Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP/MTs Kabupaten Kendal.</p>
<p>Isinya dikategorikan ke 19 bidang, antara lain &#8212; yang berkaitan dengan pendidikan &#8212; artikel, opini, bahasa, pendidikan, refleksi, sosial. Saya belum membaca keseluruhan isi artikelnya. Salah satu artikel yang saya baca berjudul Mengapa Pamor Guru Meredup. Artikel ini mengupas beberapa faktor penyebab meredupnya pamor guru, lalu menyajikan gagasan agenda untuk memecahkan masalah tersebut.</p>
<p>Secara teknis perblogan, blog ini terdesain dan berfasilitas &#8220;advance&#8221;. Jumlah pengunjung sejak mulai dibuat (11 Juli 1007) sebanyak 20.057 orang. Perkembangannya memang pesat dan pak guru Sawali benar-benar produktif. Pak guru Sawali tentu boleh-boleh saja membuat blog ala minimarket ini, tapi sebaiknya dia juga membuat blog yang dikhususkan untuk memajukan pendidikan di Indonesia. *</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=16&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/21/guru-sawali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blog Titian Ilmu</title>
		<link>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/21/blog-titian-ilmu/</link>
		<comments>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/21/blog-titian-ilmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Oct 2007 10:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabrikbunyi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arahguru.wordpress.com/2007/10/21/blog-titian-ilmu/</guid>
		<description><![CDATA[Harysmk3.wordpress.com
Blog yang memakai nama Titian Ilmu ini dilihat dari tampilan depannya cukup menarik, bukan karena ada gambar panorama alam di halaman depan, tetapi lebih karena struktur kalimat pada judul dan isi artikel tersusun rapi. Soalnya, ada beberapa blog yang tak memperhatikan sopan santun kalimat layaknya seorang guru.
Blog ini dikelola seorang guru SMK 3 Jakarta yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=15&subd=arahguru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://harysmk3.wordpress.com">Harysmk3.wordpress.com</a></p>
<p>Blog yang memakai nama Titian Ilmu ini dilihat dari tampilan depannya cukup menarik, bukan karena ada gambar panorama alam di halaman depan, tetapi lebih karena struktur kalimat pada judul dan isi artikel tersusun rapi. Soalnya, ada beberapa blog yang tak memperhatikan sopan santun kalimat layaknya seorang guru.</p>
<p>Blog ini dikelola seorang guru SMK 3 Jakarta yang sayangnya tak mencantumkan nama sebenarnya dalam menu about, atau biodata pribadi. Dalam menu AKU, hanya disebutkan profesi dan tujuannya membuat blog Titian Ilmu. Bila nama dalam domain adalah nama pengelola blog, mungkin nama panggilannya Hary. Ah, ayolah pak guru mengapa informasi elementer begini mesti disembunyikan?</p>
<p>Isi blog Titian Ilmu terbagi dalam empat kategori; Berita, Kegiatan Sekolah, Opini Pribadi, dan Uncategorized. Dalam berita misalnya yang berjudul Perhelatan Akbar Dimulai, pengelola blog menuliskan catatan pribadinya atas kegiatan pelatihan IT (teknologi informasi) bagi para guru di Jakarta pusat yang melibatkan dirinya sebagai guru SMK 3 Jakarta – sebagai ICT Center Jakarta Pusat.</p>
<p>Dalam kategori Opini Pribadi, pengelola blog menurunkan sejumlah artikel yang tampaknya disusun serius sebagai artikel. Contohnya, artikel berjudul Bagaimana Menjadi Guru Inspiratif, Tukulisme, Laptop dan Guru. Dari beberapa artikel tersebut, pak guru Hary (semoga benar namanya) berpotensi menyajikan artikel-artikel serius dalam bidang pendidikan. Pak guru Hary berpotensi menjadi guru pemikir dalam bidangnya. Sebaiknya blog ini berisi artikel yang mengarah ke artikel semacam ini, lalu tulisan yang berisi berita atau catatan ringan diletakkan dalam blog lain tersendiri. Bukankah membuat blog tak dipungut biaya?</p>
<p>Blog Titian Ilmu dikelola dengan baik, karena melengkapi menunya dengan Tanggalan, Statistik, Komentar, Tautan (Links), Foto, Arsip, Klik Tertinggi, dan Tulisan Teratas. Indikasi lain bahwa blog ini dikelola dengan baik adalah selalu diperbarui (up-date) dan terfokus. Dibuat sejak januari 2007, blog ini telah diklik sebanyak 4.622 kali. Blog ini layak dikunjungi. *</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arahguru.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arahguru.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arahguru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arahguru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arahguru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arahguru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arahguru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arahguru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arahguru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arahguru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arahguru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arahguru.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arahguru.wordpress.com&blog=1775607&post=15&subd=arahguru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arahguru.wordpress.com/2007/10/21/blog-titian-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22e98a4ad19d3229cb52bd59831b422d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pabrikbunyi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>