Arsip untuk Oktober 21st, 2007|Halaman arsip harian
Guru Sawali
Nama blog ini Jalur Lurus, yang bersemboyan, “Jadikan hari esok lebih baik”. Blog ini menarik dan penting, karena isinya benar-benar seperti toko minimarket ala Circle K — apa saja ada, walau pun tokonya kecil. Blog ini dikelola Sawali Tuhusetya, 43 tahun, guru SMP 2 Pegandon, Kendal Jawa tengah. Selain mengajar, pak guru Sawali adalah penulis cerpen, artikel, dan esai sastra. Karya alumnus jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Semarang ini pernah dimuat di harian Kompas, Media Indonesia, Suara Pembaruan, Republika, Suara Merdeka dan Wawasan. Ia juga melanjutkan studi di Pascasarjana Universitas Negeri Semarang dan kini menjadi Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP/MTs Kabupaten Kendal.
Isinya dikategorikan ke 19 bidang, antara lain — yang berkaitan dengan pendidikan — artikel, opini, bahasa, pendidikan, refleksi, sosial. Saya belum membaca keseluruhan isi artikelnya. Salah satu artikel yang saya baca berjudul Mengapa Pamor Guru Meredup. Artikel ini mengupas beberapa faktor penyebab meredupnya pamor guru, lalu menyajikan gagasan agenda untuk memecahkan masalah tersebut.
Secara teknis perblogan, blog ini terdesain dan berfasilitas “advance”. Jumlah pengunjung sejak mulai dibuat (11 Juli 1007) sebanyak 20.057 orang. Perkembangannya memang pesat dan pak guru Sawali benar-benar produktif. Pak guru Sawali tentu boleh-boleh saja membuat blog ala minimarket ini, tapi sebaiknya dia juga membuat blog yang dikhususkan untuk memajukan pendidikan di Indonesia. *
Blog Titian Ilmu
Blog yang memakai nama Titian Ilmu ini dilihat dari tampilan depannya cukup menarik, bukan karena ada gambar panorama alam di halaman depan, tetapi lebih karena struktur kalimat pada judul dan isi artikel tersusun rapi. Soalnya, ada beberapa blog yang tak memperhatikan sopan santun kalimat layaknya seorang guru.
Blog ini dikelola seorang guru SMK 3 Jakarta yang sayangnya tak mencantumkan nama sebenarnya dalam menu about, atau biodata pribadi. Dalam menu AKU, hanya disebutkan profesi dan tujuannya membuat blog Titian Ilmu. Bila nama dalam domain adalah nama pengelola blog, mungkin nama panggilannya Hary. Ah, ayolah pak guru mengapa informasi elementer begini mesti disembunyikan?
Isi blog Titian Ilmu terbagi dalam empat kategori; Berita, Kegiatan Sekolah, Opini Pribadi, dan Uncategorized. Dalam berita misalnya yang berjudul Perhelatan Akbar Dimulai, pengelola blog menuliskan catatan pribadinya atas kegiatan pelatihan IT (teknologi informasi) bagi para guru di Jakarta pusat yang melibatkan dirinya sebagai guru SMK 3 Jakarta – sebagai ICT Center Jakarta Pusat.
Dalam kategori Opini Pribadi, pengelola blog menurunkan sejumlah artikel yang tampaknya disusun serius sebagai artikel. Contohnya, artikel berjudul Bagaimana Menjadi Guru Inspiratif, Tukulisme, Laptop dan Guru. Dari beberapa artikel tersebut, pak guru Hary (semoga benar namanya) berpotensi menyajikan artikel-artikel serius dalam bidang pendidikan. Pak guru Hary berpotensi menjadi guru pemikir dalam bidangnya. Sebaiknya blog ini berisi artikel yang mengarah ke artikel semacam ini, lalu tulisan yang berisi berita atau catatan ringan diletakkan dalam blog lain tersendiri. Bukankah membuat blog tak dipungut biaya?
Blog Titian Ilmu dikelola dengan baik, karena melengkapi menunya dengan Tanggalan, Statistik, Komentar, Tautan (Links), Foto, Arsip, Klik Tertinggi, dan Tulisan Teratas. Indikasi lain bahwa blog ini dikelola dengan baik adalah selalu diperbarui (up-date) dan terfokus. Dibuat sejak januari 2007, blog ini telah diklik sebanyak 4.622 kali. Blog ini layak dikunjungi. *
Komentar (5)
Komentar (1)